WAKIL BUPATI BOALEMO JANJI HINGGA AKHIR TAHUN 2018 WAJIB PILIH BAKAL KANTONGI KTP

1 min read

Laporan : Zul Hunowu Editor : Mohamad Fadhly Suaib / Mahmud Marhaba

Boalemo (BN) – Menjelang pemilu tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Boalemo yang dinahkodai Bupati Darwis Moridu dan Wakil Bupati, Anas Jusuf memerintahkan pihak Disdukcapil Kabupaten Boalemo agar dapat mendata dan menyalurkan KTP bagi para warga yang sudah memiliki hak pilih pada Pemilu tahun 2019 mendatang.

Pemerintah menargetkan pada akhir tahun 2018, seluruh masyarakat yang sudah wajib pilih akan memiliki Kartu Tanda Penduduk atau KTP. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Boalemo,  Anas Jusuf pada kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP)  yang digagas KPU Kabupaten Boalemo dan Panswaslu Kabupaten Boalemo, pada Rabu (17/10) yang bertempat di aula Kantor Desa Limbato.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kami,  kami sudah instruksikan ke pihak Disdukcapil,  sebelum akhir tahun 2018, masyarakat yang sudah wajib pilih yang belum memiliki KTP, diwajibkan untuk memiliki KTP, kalau perlu instansinya jemput bola, agar masyarakat bisa maksimal menggunakan hak pilihnya,” tegas Wabup.

Lebih lanjut menurut Wabup Anas,  gerakan GMHP harus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat,  guna meningkatkan partisipasi pemilih agar lebih maksimal dari tahun – tahun sebelumnya.

“Kami berharap hal ini harus disosialisasikan secara menyeluruh,  karena hak pilih masyarakat ini menjadi tugas kita bersama,  agar partisipasi pemilih dapat lebih maksimal, ” kata Wabup.

 Anas juga menambahkan bahwa pendidikan politik terhadap masyarakat juga sangat penting dilakukan,  khususnya oleh para calon – calon yang akan berlaga pada Pemilu mendatang.  Sebab dengan diberikannya pendidikan politik yang baik terhadap masyarakat,  maka pemimpin – pemimpin yang berkualitas akan lahir dari pilihan masyarakat yang cerdas.

“Kami juga berharap pada calon – calon pemimpin mendatang,  khususnya para caleg untuk dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,  sebab semakin cerdas masyarakat maka akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Boalemo,  Asra Djibu mengungkapkan,  bahwa sejak tanggal 1 Oktober lalu, pihaknya telah membuka posko layanan Pemilu.  Posko tersebut dimaksudkan untuk  menerima aduan masyarakat terkait kendala yang dihadapi jelang pemilu 2019 mendatang.

“Kami sudah membentuk posko layananan Pemilu,  kami menerima seluruh aduan masyarakat yang belum terdaftar,  termasuk yang belum memiliki KTP.  Kami harap hal ini bisa disampaikan kepada masyarakat lain,  untuk bisa mendatangi posko – posko yang sudah kami bentuk,” pungkasnya. (BN)

 3,063 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini