Wabup Anas Tepis Tudingan Tidak Adanya Pembangunan di Kabupaten Boalemo

1 min read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Bupati Boalemo, yang diwakili Wakil Bupati, Anas Jusuf, menepis anggapan yang selama ini mengatakan bahwa pemerintahan Bupati Darwis Moridu dan Anas Jusuf (Damai) tidak melaksanakan pembangunan di Kabupaten Boalemo, menurutnya saat ini pemerintah damai lebih berfokus kepada pembangunan di sektor pertanian.

Hal tersebut dibantah Anas Jusuf disela membuka kegiatan Rapat Koordinasi Pilar-Pilar Sosial tingkat Kabuapten Boalemo, yang digagas Dinas Sosial Kabuapten Boalemo, yang dihadiri Kepala Dinas Sosial, Ulkia Kiu, para peserta yang terdiri dari Karang Taruna, Tagana, dan beberapa organisasi lainnya, bertempat di Hotel Grand Amalia Tilamuta, Selasa (5/11).

“Kami sampaikan bahwa saat ini pembangunan yang dilakukan pemerintahan damai, lebih kepada sektor pertanian, seperti di Wonosari, di Dulupi, Paguyaman Pantai, dan beberapa ruas jalan yang ditingkatkan, ini dilakukan karena notabene masyarakat kita itu berada di sektor pertanian dan nelayan,” tegasnya.

Anas membuktikan bahwa saat ini program yang dilaksanakan pemerintahan damai, berdampak positif bagi masyarakat, ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Boalemo.

“Indeks pembangunan manusia di Kabupaten Boalemo dari tahun 2017 ke 2018, meningkat dari 64 ke 65 persen, indeks pembangunan manusia itu adalah salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan saat ini, sengaja ini kami sampaikan, sebab ada bebarapa informasi di beberapa media bahwa pembangunan di Kabupaten Boalemo ini tidak nampak,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Anas juga menambahkan bahwa pada tahun 2020 mendatang, Bupati Darwis Moridu yang juga dijuluki “Panglima Petani”, berencana mengalokasikan jalan usaha tani bagi setiap desa di Kabupaten Boalemo.

“Memang pemerintah dahulu ada banyak pelebaran jalan dan sebagainya, tapi kali ini kita tidak laksanakan itu, kita lebih berdayakan ke sektor pertanian, bahkan tahun 2020 nanti rencananya bapak Bupati, setiap desa akan dialokasikan jalan usaha tani, agar para petani dimudahkan dalam mengangkut hasil produksi,” tutupnya.

Sementara itu, Ulkia Kiu selaku Kadis Sosial Kabupaten Boalemo mengatakan, persoalan kesejahteraan sosial merupakan multi dimensi yang masih bergejolak hingga hari ini, sehingga Dinas Sosial menggagas kegiatan ini, untuk melahirkan rekomendasi yang akan mendorong pembangunan secara total di Kabupaten Boalemo. (#BN)

68 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini