Wabup Anas Buka Kegiatan Kajian Investasi BUMD

52 sec read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Gorontalo (BN) – Wakil Bupati Boalemo Anas Jusuf, mewakili Bupati Boalemo Darwis Moridu, membuka evaluasi ekspose hasil penelitian dan kajian Investasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kerjasama pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), bertempat di Ballroom II Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Rabu (20/10), yang turut dihadiri Rektor Universitas Negeri Gorontalo, DR.Eduart wolok, Kabag Ekonomi dan Pembangunan Rosman Mantu, Tim Ahli UNG dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Wakil Bupati Boalemo, Anas Jusuf, menyampaikan bahwa tujuan pemerintah Daerah mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), adalah untuk menambah pendapatan Asli Daera (PAD) dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah, sebagaimana di diamanatkan dalam UU No.23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah memberikan kewenangan, tugas dan tanggung jawab kepada Pemerintah Daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri Urusan Pemerintahan berdasarkan asas Otonomi.

“Pelaksanaan Otonomi tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian dan stabilitas Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ungkap Wabup.

Pada kesempatan itu juga, Wakil Bupati Anas Jusuf, menyampaikan bahwa posisi pertumbuhan ekonomi Kabupatem Boalemo pada tahun 2018 sebesar 6,70% sementara tahun 2017 sebesar 6,66%.

“Tentunya hal ini menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Boalemo mengalami perlambatan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan,” jelasnya.

Lebih lanjut Wabup Anas berjarap kepada Tim ahli UNG, selaku peneliti agar dapat memberikan saran dan usul apa yang menjadi prospek unggulan sesuai kondisi daerah untuk di kembangkan lima tahun kedepan.

Kegiatan tersebut di tandai dengan penandatanganan MOU antara Pemerintah Daerah dengan Universitas Negeri Gorontalo. (#BN)

 512 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak