Urai Kemacetan di Pasar Tradisional, PKL Akan Dipindahkan Kedalam Pasar

35 sec read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Kemacetan yang ada di jalan sekitar pasar tradisional Tilamuta, sudah menjadi pemandangan umum bagi masyarakat, khusunya pada hari pasar, seperti Kamis dan Minggu. Kemacetan tersebut terjadi selain karena padatnya pengunjung, juga disebabkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan diluar areal pasar tradisional, hingga memadati trotoar, bahkan memakan badan jalan.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Boalemo, melalui Diskumperindag Kabupaten Boalemo, akan merelokasi para PKL untuk bisa berjualan di dalam areal pasar. Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Kantor Diskumperindag Kabupaten Boalemo Irwan Dai, kepada awak media, Senin (4/11).

“Jika terjalin kerja sama dan dukungan masyarakat, tidak akan menemui masalah,” ungkap Irwan.

Lebih lanjut, Irwan Dai mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan yakni, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terutama para pedangan yang berjualan di Trotoar terkait rencana penertiban.

“Pastinya tidak akan ada masalah lagi bagi para pedagang dan pengendara ataupun pengguna Lalulintas di sepanjang Jalan Trans Sulawesi yang berada tepat di depan Pasar Tradisional Tilamuta, bila pedagang tertib,” jelasnya. (#BN)

96 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak