Terobsesi Lewat Video Dalam Gawai, Dua Siswa SD di Mananggu Terlibat Perkelahian Menggunakan Parang

1 min read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Aksi kekerasan yang melibatkan siswa kembali terjadi, kali ini dua orang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, terlibat perkelahian yang terjadi pada Rabu (6/11) pagi di halaman sekolah. Ironisnya kedua siswa yang berinisial E dan FA masih duduk dibangku kelas V, bahkan dalam perkelahian tersebut FA turut menggunakan sebilah parang.

Brigadir Adam Ahmad selaku Bhabinkamtibmas Desa Mananggu, ketika dikonfirmasi Boalemonews.id menjelaskan, kejadian tersebut diketahui, setelah pihaknya menerima laporan dari pihak sekolah sesaat setelah kejadian tersebut.

“Jadi kami menerima laporan dari pihak sekolah salah satu SD di Kecamatan Mananggu, perihal adanya perkelahian antar dua orang siswa dengan menggunakan sebilah parang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Brigadir Adam mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, terungkap motif dari perkelahian yang menggunakan barang tajam tersebut, karena terinspirasi dari video kekerasan yang sering ditonton, dari gawai yang digunakan oleh siswa tersebut.

“Setelah diinterogasi, pengakuan dari pelaku (FA) dia terobsesi sehingga mencari temannya untuk menggunakan parang tersebut berawal dari menonton video dari ponsel yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Mananggu, IPDA Agung Gumara Samosir, S.TR.K, mengimbau kepada orang tua dan para guru, untuk bisa lebih meningkatkan pengawasan terhadap para siswa dan anak-anak.

Kapolsek Mananggu, IPDA Agung Gumara Samosir, S.TR.K

“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk mengawasi anaknya, apa lagi anak sekarang sudah memegang handphone, guru disekolah juga kita imbau agar dapat mengantisipasi kejadian semacam ini, dengan cara inspeksi mendadak kepada siswa untuk mengecek barang-barang yang dibawa ke sekolah,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut, alumni Akpol tahun 2016 ini mengaku akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, dan inspeksi untuk mengecek perlengkapan yang dibawa ke sekolah oleh para siswa.

“Nanti juga kita akan bantu sosialisasi ke sekolah-sekolah, sekalian inspeksi mendadak, mengecek perlengkapan yang dibawa oleh anak-anak sekolah,” tutupnya (#BN)

410 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini