Terkait Polemik Pra Pon, Lahmuddin : Saya Siap Bertanggung Jawab

1 min read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Anggota Exco Asprov, Bidang Sepak Bola, Lahmuddin Hambali, akhirnya angkat bicara terkait polemik yang saat ini menerpa para pemain pra pon Gorontalo, terkait pembayaran hak peserta maupun seluruh pihak yang terkait dengan pra pon Gorontalo.

Jumat (27/12) malam, bertempat di Ruang Aspirasi DPRD Boalemo, Lahmudin Hambali dihadapan seluruh pemain sepak bola pra pon Gorontalo, menyampaikan permohonan maafnya atas keterlambatan pembayaran hak dari tim pra pon Gorontalo.

“Kami memohon maaf kepada tim pra pon, pelaksanaannya agak sedikit terlambat dalam penyelesaian hak dari anak-anak pra pon, harusnya ini diselesaikan sebelum pertandingan,” ungkap Lahmudin.

Dalam kesempatan itu, Lahmuddin juga membeberkan terkait persoalan anggaran untuk sepak bola Gorontalo tersebut, yang menurutnya tidak mendapatkan porsi anggaran dari pemerintah Provinsi Gorontalo, namun dengan upaya yang dilakukannya bersama pengurus, akhirnya anggaran tersebut bisa didapatkan.

“Sebenarnya sepak bola ini tidak ada anggarannya, namun dengan upaya kami, akhirnya anggaran itu keluar meskipun pemerintah provinsi gorontalo agak meragukan dengan prestasi kita, namun kita yakinkan bahwa gorontalo akan lolos ke PON, dengan keyakinan itu akhirnya kita diberikan anggaran,”jelasnya.

Namun demikian lanjut Lahmuddin, dengan keluarnya anggaran tersebut tidak serta merta menyelesaikan masalah yang ada di tubuh tim pra pon Gorontalo, meski begitu, Lahmuddin merasa dirinya adalah pihak yang paling bertanggungjawab atas penyelesaian hak para pemain pra pon tersebut.

“Harusnya anggaran itu ketika cair langsung diberi ke teman-teman pra pon, tapi sudahlah, yang harus anda tau, yang bertanggung jawab ini seratus persen diluar organisasi, Asprov, adalah saya pribadi, dan saya siap menanggung resiko apapun dalam pertanggungjawaban ini,” tegasnya.

Bahkan lanjut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boalemo tersebut, satu-satunya pihak yang patut dipersalahkan oleh rakyat Gorontalo, adalah dirinya sebab belum mampu membawa tim pra pon Gorontalo untuk lolos ke ajang PON.

“Artinya kalau ada rakyat Gorontalo yang ingin pra pon untuk lolos ke PON, jangan salahkan pemain, jangan salahkan pengurus, tapi salahkan saya, karena tidak bertanggung jawab secara penuh,” bebernya.

Berita Terkait : Mundur Dari Askab PSSI Boalemo, Lahmuddin Tunjuk OPS Sebagai Suksesor

Untuk itu, Lahmuddin juga menyampaikan permohonan maafnya terhadap Pemerintah Provinsi Gorontalo, Gubernur Gorontalo, dan Ketua Koni, yang telah mensuport tim pra pon Gorontalo, namun belum memberikan hasil yang memuaskan.

“Kami juga mohon maaf ke pemerintah Provinsi, ke Gubernur, kepada Ketua Koni karena kami belum mampu memberikan yang terbaik untuk provinsi Gorontalo,” tutupnya. (#BN)

807 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak