Soewitno Kadji: Memaafkan Adalah Suatu Sikap Pribadi Yang Indah

1 min read

BOALEMO (BN) – Terkait permohonan permintaan maaf oleh 2 oknum anggota DPRD Kabupaten Boalemo LH dan WM, sebagai wujud dari kesadaran mereka bahwa adanya hukum publik yang harus mereka hadapi sebagai konsekuensi dari perbuatan mereka, yang telah menyalah gunakan penggunaan obat narkotika berjenis sabu-sabu.

selains hukum positif (Undang Undang tentang narkotika pasal 127) bagi penggunanya direhabilitasi oleh negara sebagai wujud perlindungan terhadap warga negara dari bahaya kecanduan narkotika yang dapat merusak bangsa ini.

Berita terkait : Tersandung Kasus Narkoba, WM dan LH Minta Maaf Kepada Masyarakat Boalemo

Olehnya Soewitno Kadji, selaku masyarakat Boalemo menuturkan, dimana atas perbuatan mereka yang telah menyalah gunakan narkotika jenis sabu-sabu tersebut, mereka telah menjalani hukuman yang diterapkan oleh negara (Rehabilitasi sebagai sanksi hukum atas perbuatan meraka).

“Untuk itu saya sebagai pribadi warga masyarakat daerah ini, juga sebagai warga negara yang mempunyai hak hukum publik, tidak mendapat suatu alasan hukum untuk tidak menerima permohonan permintaan maaf mereka kepada publik yang mereka sampaikan melalui media online yang ada didaerah ini, tanpa memaksakan kehendak publik masyarakat banyak untuk bersikap seperti saya yang mengabulkan, menerima permohonan maaf mereka”, tuturnya saat dihubungi via WhatsApp.

Selain itu, Soewitno juga menjelaskan, dengan pertimbangan hukum, bahwa atas perbuatan tersebut, mereka telah menjalani atau sedang menjalani sanksi hukum positif negara, (Rehabilitasi dan wajib lapor), serta sanksi hukum publik dengan cara secara gentel dengan penuh kesadaran mengungkapkan permohonan maaf kepada publik melalui media online sebagai media publik atas apa yang meraka lakukan.

“Berdasarkan pertimbangan hukum diatas, maka dengan ini saya sebagai pribadi yang merupakan bagian dari warga masyarakat dan warga negara didaerah ini menyatakan:

1.Mengabulkan permohonan permintaan maaf mereka yang disampaikan melalui media online

2.Menyatakan bahwa mereka telah terbukti mengkonsumsi narkotik jenis sabu sabu.

3. Membebaskan mereka dari hukuman publik dari diri pribadi saya sebagai warga negara didaerah ini yang juga mempunyai hak hukum publik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

4. Memerintahkan mereka untuk menjalankan aktivitas meraka sebagai pejabat publik untuk memperperjuangkan hak hak publik yang diamatkan kepada mereka. Dan tidak lagi mengulangi perbuatan mengkonsumsi narkatik untuk jenis apapun tanpa ijin pemerintah untuk kepentingan publik”, (#BN)

Wartawan : M.N

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak