Setelah Berjibaku Melawan Derasnya Ombak, Jasad Korban Tenggelam di Mananggu Berhasil Ditemukan

1 min read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Setelah dinyatakan hilang lebih dari 24 jam, Fandri Sauwali warga Desa Salilama, Kecamatan Mananggu yang hilang terseret ombak saat tengah mandi bersama teman-temannya di Objek Wisata Pantai Batu Buaya, pada Minggu (12/1) siang sekitar pukul 14.15 wita, jasad korban akhirnya ditemukan setelah dilakukan pencarian secara maraton oleh tim basarnas yang turut dibantu nelayan dan warga sekitar.

Berita terkait : Terseret Ombak Pantai Batu Buaya, Satu Warga Mananggu Dinyatakan Hilang

Menurut keterangan Kepala Desa Kramat, Karim Asmu yang turut dalam proses pencarian tersebut, pada Senin (13/1) malam sekita pukul 22.00 wita, pemerintah Desa dan Sekda Kabupaten Boalemo, Husain Etango, mengadakan rapat untuk kembali melakukan pencarian terhadap korban.

“Sebelumnya pada Senin malam sekitar pukul 22.00 kami pemerintah desa bersama pak Sekda, sempat membahas persoalan ini, akhirnya kami putuskan untuk kembali melakukan pencarian korban,” jelas Karim.

Dalam proses pencarian tersebut, dibagi menjadi dua tim yang bertugas mengitari arah timur dan barat lokasi pantai batu buaya. Pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil, jasad Fandri akhirnya ditemukan mengapung, sekitar 300 meter di arah timur dari lokasi tambatan perahu.

“Saat pencarian itu, kami membagi dua tim yang terbagi di wilayah timur dan barat dari lokasi tambatan perahu, alhamdulillah jasad korban, berhasil ditemukan oleh bapak Inggu Tuna selaku nelayan, sekitar pukul 23.30 wita, di arah timur, berjarak sekitar 300 meter dari tambatan perahu,” bebernya.

Menurut Karim, saat korban berhasil dievakuasi, kondisi jasadnya sudah mulai membengkak, dan menderita luka di beberapa bagian wajahnya.

“Kondisi jasad saat kami temukan sudah membengkak dan bibir korban juga sudah pecah, dan dibagian wajah sudah ada luka-luka, setelah dievakuasi basarnas, kami langsung hubungi pihak puskesmas untuk diangkut dengan ambulance,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Karim, pihak keluarga saat ini telah mengikhlaskan kepergian korban.

“Kalau dari pihak keluarga sendiri tidak menuntut apa-apa, bahkan keluarga mengatakan apapun kondisi korban akan segera diambil pihak keluarga sendiri,” tutupnya. (#BN)

128 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak