RSTN Boalemo Komit Berikan Pelayanan Prima

1 min read

Laporan/Editor : Zul Humowu

BOALEMO (BN) – Bupati Boalemo, Darwis Moridu meminta kepada Direktur RSTN Kabupaten Boalemo untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada setiap masyarakat yang membutuhkan perawatan. Sebab saat ini, mayoritas tenaga kontrak RSTN Boalemo yang terdiri dari tenaga medis, seperti perawat maupun bidan, tidak dirumahkan, seperti halnya yang berlaku di instansi pemerintahan lainnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Darwis saat memberikan sambutannya pada pelaksanaan apel perdana awal bulan pada Senin (3/2).

“Direktur rumah sakit, saya minta agar supaya bagaimana tidak ada keluhan tentang pelayanan, saya tidak akan pangkas tenaga kontrak di RSTN, tapi pelayanan harus maksimal, jangan pilih kasih, siapapun harus kita bantu,” tegas Bupati Darwis.

dr. Wahyudin Dangkua selaku Direktur RSTN Boalemo, ketika dimintai tanggapannya mengaku, bahwa pihaknya sengaja meminta para tenaga medis yang berstatus tenaga kontrak, untuk tidak dirumahkan, sebab bersentuhan langsung dengan masyarakat, dalam hal penanganan medis.

“Untuk RSTN kami meminta untuk tidak dirumahkan, karena mereka (tenaga kontrak-red) ini memberi pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, karena perawat dan bidan ini kerja shift dan ini tidak boleh putus,” ungkap Wahyudin.

Meski begitu, dr. Wahyudin menjamin bahwa hingga kini pihaknya terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama para pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit terbesar di Kabupaten Boalemo tersebut.

“Pada prinsipnya kami berusaha melakukan pelayanan terbaik dengan standar pelayanan minimal, bahkan tahun ini kita akan menyebarkan kuesioner untuk menilai indeks kepuasan masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Didin, sapaan akrab dr. Wahyudin, pihaknya berharap kepada masyarakat maupun pasien dan keluarga pasien, jika ada keluhan yang ingin disampaikan, bisa langsung menghubungi pihak RSTN untuk diberikan penjelasan secara detail.

“Meski demikian, kami berharap jika ada keluhan terkait pelayanan kami, itu bisa diklarifikasi langsung ke kami, sebab adakalanya keluhan ini sepihak, karena ada tindakan yang secara medis itu dianggap normal, tapi tidak dipahami oleh masyarakat umum,” tutupnya. (#BN)

 348 total views,  4 views today

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak