Pimpin Rapat Forkopimda, Bupati Darwis : Kita Fokus Selesaikan 6 Poin Masalah ini

1 min read

Boalemo (BN) – Bupati Boalemo, Darwis Moridu pimpin jalannya rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Instansi terkait, PT. Agro Artha Surya, Koperasi Masyarakat dan Petani Plasma. Rapat terbuka yang dilaksanakan pada jumat, 13/03/2020 di Ruang Vicon, Kantor Bupati Boalemo tersebut, turut dihadiri wakil Bupati Boalemo Anas Yusuf, ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, unsur Forkopimda, pimpinan PT. AAS, Kepala Kantor Kesbang Pol Dan Linmas, Camat, Ketua Koperasi dan Petani Plasma.

Bupati Boalemo Darwis Moridu yang memimpin jalannya rapat tersebut, meminta semua yang hadir untuk fokus membahas 6 poin kesepakatan yang telah disepakati bersama pada kemarin, tanggal 14 Februari 2020.

“Untuk memaksimalkan waktu, mari kita fokus membahas 6 poin kesepakatan yang telah disepakati bersama pada rapat 14 februari kemarin yaitu : 1. Untuk pembagian hasil akan dijelaskan langsung oleh pihak perusahaan kepada masyarakat. 2. Untuk lahan yang kurang lebih 400 hektar milik petani yang belum digunakan akan ditanami tahun depan oleh perusahaan namun sambil menunggu pemanfaatan lahan tersebut, kompensasi perusahaan yang akan menerima petani menjadi karyawan perusahaan. 3. Tunggakan BPJS akan diselesaikan pembayarannya oleh perusahaan sampai tanggal 31 maret 2020. 4. Harapan koperasi ada keterbukaan perusahaan, dalam hal pembagian hasil tanaman. 5. Lahan yang ada saat ini agar segera dilakukan pemeliharaan, baik yang sudah ada tanaman maupun yang belum ada tanaman. 6. Mempertegas kembali 10 poin kesepakatan melalui rapat di Manado, agar dapat direalisasikan. Kita fokus selesaikan 6 poin masalah ini.” Ungkap Darwis.

Lebih lanjut lagi, Bupati Darwis mengucapkan rasa terima kasih kepada kelompok koperasi masyarakat dan petani plasma, karena masih bersabar menunggu hasil keputusan antara pihak Pemerintah dan PT. Agro Artha Surya, tanpa melakukan hal-hal anarkis yang dapat merugikan pihak perusahaan, pemerintah dan petani plasma.

“saya mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Wonosari, Paguyaman, Dulupi, dan Paguyaman pantai yang tergabung dalam kelompok petani plasma kelapa sawit yang tetap bersabar menunggu keputusan dari pihak pemerintah dan PT. AAS, sesuai kesepakatan pada rapat sebelumnya, sehingga alhamdulillah situasi masyarakat masih tetap terjaga dan kondusif,”tutupnya. (#BN)

 1,181 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini