Pemkab Boalemo Kembali Gelar Rapat Forkopimda, Ini Hasil Yang Disepakati Bersama

1 min read

BOALEMO (BN) – Pemerintah daerah Kabupaten Boalemo, melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL), menggelar rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) yang bertempat di Ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo, senin, 27/04/2020.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Boalemo Darwis Moridu ini, juga dihadiri Wakil Bupati Anas Jusuf, Ketua DPRD Karyawan Eka Putra Noho, unsur Forkopimda, Ketua MUI Boalemo, Kakan Kemenag, Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan OPD, para Camat dan Kepala-Kepala Desa.

Dalam sambutannya Bupati Boalemo Darwis Moridu menyampaikan, pelaksanan rapat tersebut atas undangan khusus dari pemerintah, guna membahas langkah-langkah pencegahan Covid-19 di Kabupaten Boalemo.

“Rapat saat ini saya undang secara khusus, sebab ada beberapa hal penting yang harus dibahas, terkait dengan wabah Virus Corona yang sudah mendunia”, tuturnya.

Mengingat saat ini, Provinsi Gorontalo telah dinyatakan 14 pasien positif Covid-19, dan Kabupaten Boalemo 1 pasien diantaranya.

Data tersebut diambil berdasarkan rilis terbaru Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo 27 April 2020 melalui situs https://dinkes.gorontaloprov.go.id/covid-19/

Lebih lanjut, hasil kesepakatan bersama rapat Forkopimda tersebut diantaranya :
– Bahwa pelaksanaan sholat jumat, taraweh, witir dan idul fitri di mesjid, musholah maupun di lapangan ditiadakan, dan untuk sholat lima (5) waktu dilaksanakan dirumah masing-masing.
– Bahwa pelaksanaan sholat lima (5) waktu di mesjid, hanya dilaksanakan oleh, imam, bilal, dan petugas mesjid.
– Bahwa pelaksanaan buka puasa di mesjid dan ditempat yang menghadirkan kerumunan banyak orang, ditiadakan.
– Bahwa takmirul mesjid tetap mengumandangkan azan, syiar-syiar islam, memutar kaset pengajian murattal/tilawah, sholawat, doa/dzikir menjelang buka puasa.
– Bahwa pelaksanaan I’tikaf pada sepuluh malam terakhir ramadhan ditiadakan.
– Bahwa takbiran saat Idul Fitri dapat dikumandangkan dari mesjid-mesjid atau rumah-rumah, dengan menghindari kerumunan banyak orang.
– Bahwa dengan ditanda tanganinya surat kesepakatan bersama oleh semua pihak, maka wajib bagi semua pihak untuk melaksanakannya.

Sehingga dengan disepakatinya hasil rapat Forkopimda tersebut, diharapkan dapat ditaati masyarakat, demi mencegah mewabahnya Virus Corona (Covid-19). (#BN)

Wartawan : Mitro Nanto