Mundur Dari Askab PSSI Boalemo, Lahmuddin Tunjuk OPS Sebagai Suksesor

1 min read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Kabupaten Boalemo masa jabatan 2017-2021, Lahmudin Hambali, resmi mundur dari jabatannya.

Pengunduran dirinya tersebut disampaikan pada saat rapat bersama tim Pra Pon Provinsi Gorontalo, di Ruang Aspirasi DPRD Kabupaten Boalemo, pada Jumat (27/12) tepat di hari ulang tahunnya yang ke 41, yang disaksikan langsung oleh Tarjun Ilahude selaku Asosiasi Provinsi, Yolan Luntaya Exco Asprov Gorontalo, dan peserta Pra Pon.

Dalam keterangannya Lahmudin mengaku hal tersebut untuk menjaga stabilitas yang saat ini telah terbangun di Askab PSSI Boalemo, bahkan Lahmudin menunjuk Sihanouk Is Manto atau yang akrab disapa Om Popon Samudra (OPS), untuk menjadi suksesornya memimpin Askab PSSI Boalemo.

“Untuk menjaga stabilitas, yang sudah ada di Askab, saya menyatakan mundur dari ketua Askab, dan saya minta ini segera diproses, dan saya meminta wakil ketua askab, pak Popon untuk melanjutkan kepemimpinan ini,” ungkap Lahmudin.

Lebih lanjut, Lahmudin yang juga Wakil Ketua DPRD Boalemo tersebut mengatakan bahwa keputusannya ini dilakukan murni atas dasar keinginannya dan tanpa tekanan dari pihak manapun.

“Ini tidak perlu di besar-besarkan, saya tidak ada tekanan maupun intervensi dari pihak lain. Meskipun tanpa surat resmi, tapi dengan adanya konfrensi pers ini, ini sebagai pernyataan resmi saya,” tegasnya.

Sementara itu, Popon yang kini naik tahta menjadi pimpinan Askab PSSI Boalemo, mengaku siap untuk mengemban amanah hingga tahun 2021 mendatang.

“Kami ucapkan terimakasih pada ketua Askab PSSI Boalemo, sehingga saya saat ini mengemban amanah untuk menyiapkan pemilihan ketua Askab untuk tahun 2021 mendatang,” jelasnya.

Popon menjelaskan targetnya kedepan adalah untuk memboyong para pemain liga 1 untuk bertanding di Stadion Piloliyanga, seperti harapan Ketua Koni Kabupaten Boalemo, Darwis Moridu.

“Untuk sepak bola sudah pasti, kami dari pengurus PSSI Boalemo selalu punya target, apa lagi didukung oleh pak Darwis Moridu selaku ketua Koni, beliau ingin melihat pemain liga 1 untuk bisa bertanding di Kabupaten Boalemo,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Popon menargetkan pada tahun 2020 mendatang untuk bisa lolos di Liga II, dengan mengandalkan pelatih lokal yang mumpuni.

“Tahun 2020 kami punya target untuk lolos di liga II, untuk pelatih kami tidak perlu memanggil dari luar, karena kita juga punya pelatih lokal yang sudah berpengalaman,” tutupnya. (BN)

664 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak