Muncul Wacana Jadi Lembaga Peradilan Khusus Pemilu, Bawaslu Boalemo Mulai Persiapkan Diri

1 min read

Laporan/Editor: Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boalemo, menggelar kegiatan Rapat Teknis dalam rangka meningkatkan partisipasi publik terhadap pengawasan pemilu.

Kegiatan yang berlangsung di Objek Wisata Tambatan Perahu, Dusun Tambe, Desa Pentadu Timur, Tilamuta tersebut, dihadiri para pimpinan dan staf bawaslu, Dr. Ikram Muhammad sebagai narasumber, dan para peserta yang terdiri dari organisasi kepemudaan, dan siswa SMA sederajat, mahasiswa, dan tokoh masyarakat.

Amir Koem selaku Ketua Bawaslu dalam sambutannya mengatakan, meski saat ini Kabupaten Boalemo tidak sedang dalam tahapan pemilu, namun kegiatan tersebut sengaja digelar untuk mencari sebuah formula guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemilu di Kabupaten Boalemo.

“Bawaslu Boalemo dalam rangka mengisi kekosongan tanpa tahapan, kami laksanakan kegiatan ini untuk mencari formula, agar bagaimana nanti ketika kita menghadapi pilkada, kita bisa meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan pada saat pilkada nanti,” ungkapnya.

Terkait dipilihnya para anggota organisasi kepemudaan, siswa, mahasiswa, dan tokoh masyarakat sebagai peserta, Amir mengatakan bahwa Bawaslu meyakini para generasi inilah yang mampu mengemban tugas ini, sebab seperti diketahui, sejak tahun 2018 lalu, muncul wacana untuk Bawaslu dialihkan menjadi lembaga peradilan khusus pemilu dan tidak lagi menjadi lembaga pengawasan.

“Mereka ini sesungguhnya yang berpotensi bisa menjalanlan tugas ini, sebab saat ini ada usulan bawaslu ini bukan lagi menangani masalah pengawasan, tetapi dia menjadi peradilan pemilu, nah kalau sudah jadi pengawas, tidak mungkin lagi bisa mengadili jadi tidak logis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amir menjelaskan, target Bawaslu kedepan, ketika lembaga peradilan tersebut telah resmi dijalankan oleh Bawaslu, maka Kabupaten Boalemo telah siap dengan SDM yang nantinya akan bertugas melakukan fungsi pengawasan pemilu.

“Target kita adalah bagaimana fungsi pengawasan ini bisa diambil alih oleh sekelompok organisasi, ketika bawaslu sudah menjadi badan peradilan pemilu di Indonesia, jadi ketika ini terjadi maka Boalemo sudah siap dengan SDMnya,” tutupnya.

 228 total views,  8 views today

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak