Gelar Reses Perdana, Resvin Terima Masukan Persoalan Banjir Hingga Pemangkasan Honorer

1 min read

Laporan / Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Reses perdana guna membahas anggaran untuk tahun 2020 mulai dijalankan, seluruh anggota DPRD Kabupaten Boalemo langsung berpacu guna menyerap aspirasi dari masyarakat dari dapil masing-masing aleg.

Senin (21/10) malam, anggota DPRD dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Daerah Pemilihan (Dapil) satu yang meliputi wilayah Kecamatan Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu, Resvin Pakaya, mengambil bagian menyerap aspirasi masyarakat yang bertempat di kediaman pribadinya di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta.

Dalam reses tersebut puluhan warga yang turut hadir dan menyampaikan aspirasi serta kritikannya untuk diakomodir pada pembahasan anggaran tahun 2020 mendatang. Beberapa aspirasi yang disampaikan diantaranya, pembuatan tanggul untuk mencegah banjir yang kerap kali menggenangi rumah warga saat musim penghujan, penambahan sekolah lanjutan tingkat pertama (SMP) untuk menampung siswa yang jauh dari pusat Kecamatan Tilamuta, peningkatan kesejahteraan guru honorer, hingga terkait isu pemangkasan honorer di Kabupaten Boalemo.

Sementara itu, Resvin Pakaya menyampaikan bahwa niatannya untuk berbagi dengan warga merupakan niatannya bahkan sebelum dirinya dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Boalemo.

“Jadi ini benar-benar saya niatkan untuk pengabdian, bahkan sejak dua tahun lalu sudah saya jalankan ini semua, dan murni untuk masyarakat, tidak ada kaitannya dengan politik,” ungkap sosok yang akrab disapa Epin tersebut.

Lebih lanjut, menanggapi aspirasi masyarakat, Resvin mengungkapkan bahwa persoalan banjir tersebut, sudah dikomunikasikan bersama Wakil Ketua DPR RI dari partai Nasdem, yakni Rachmat Gobel, saat mengikuti sekolah legislatif di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Persoalan banjir ini sudah saya komunikasikan bersama Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, itu yang pertama kali saya sampaikan ke beliau, supaya menghadapi persoalan ini bisa kita atasi bersama baik dari DPRD Kabupaten, maupun dari DPR RI,” jelasnya.

Selain itu, Respin yang perdana menjabat sebagai anggota DPRD ini, menanggapi isu pemangkasan honorer, Resvin menjelaskan hal tersebut akan dibicarakan bersama rekan-rekannya di parlemen.

“Isu pemangkasan honorer ini saya sudah komunikasikan dengan anggota parlemen lainnya, dan ini baru sekedar isu saja, namun jika ini benar, maka saya tegaskan protes terhadap hal tersebut, namun harus kita ingat juga bahwa postur APD dan pendapatan daerah kita memang kecil,” tutupnya. (#BN)