Eka Reses di Lahumbo, Judi dan Prostitusi Jadi Keluhan Utama Masyarakat

1 min read

Laporan /Editor : Edward A. Giasi

Boalemo (BN) – Reses Anggota DPRD Kabupaten Boalemo Periode 2019—2024 masa persidangan ke-2 Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, berlangsung di sebuah rumah warga Dusun Manggulipa, Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kamis, (13/2)
Pada reses tersebut duhadiri Kepala Desa terpilih, Akri Husain, BDP, LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidik, Mahasiswa dan sejumlah warga setempat.

Kepala Desa Lahumbo, Akri Husain, atas nama pemerintah desa dan masyarakat merasa sangat bersyukur bahwa pada reses kali ini adalah reses ketua DPRD Kabupaten Boalemo.

“Nantinya kita gali dan diskusikan bersama apa saja yang menjadi kebutuhan yang ada di Dusun III Manggulipa maupun di Desa Lahumbo pada umumnya, kita usulkan bersama. Mudah-mudahan kedepan usulan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Kades Lahumbo.

Sementara itu menurut Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, bahwa reses dilaksanakan, selain menjaring berbagai aspirasi, juga sebagai ajang silaturrahmi, antara anggota DPRD dan Masyarakat.

“Nah pada bulan ini semua anggota DPRD dari sejumlah 25 anggota turun langsung ke DAPIL masing-masing, untuk menjaring asmpirasi untuk mendengarkan langsung apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, apa yang diinginkan masyarakat, dan apa yang diresahkan oleh masyarakat, hali ini yang perlu kita dengar,” ungkap Eka

Menariknya, setelah dibukanya sesi dialog beberapa saat kemudian, salah seorang tokoh pendidik, Saryan Manto, memberitahukan dua permasalahan yang meresahkan Desa Lahumbo khususnya Dusun III.

“Ini yang perlu diketahui Oleh Ketua DPRD, yang pertama Pak yaitu permainan judi (sabung ayam), bukan hanya kalangan dewasa, masalahnya sudah menjadi tontonan bagi anak-anak yang duduk dibangku sekolah dasar. Saya sudah sampaikan ke pihak intel, tapi sampai sekarang tidak ada penyelesaiannya,” ungkap Saryan

Lebih lanjut, Saryan Manto, mewakili tokoh masyarakat sekaligus sebagai tokoh pendidik sangat menharapkan, bagaimana caranya permainan judi sabung ayam ini tidak menjadi tontonan bagi anak-anak usia SD.

“Perlu saya sampaikan kepada ketua, selain dari masyarakat biasa, juga oknum kepolisian turut serta dalam permainan judi sabung ayam ini. Yang ke-2 adalah keberdaan tempat prostitusi yang dikenal dengan sebutan pohon nangka, yang meresahkan masyarakat Desa Lahumbo, sampai saat ini tidak ada satupun yang bisa menegur,” ungkapnya.

Menanggapi dua permasalahan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, akan membicarakan permasalahan yang menimbulkan keresahan masyarakat Desa Lahumbe dengan Kapolres Boalemo dalam waktu.

“Dan memang semua tidak menginginkan itu, tetapi karena ini sudah berkembang di reses saya, dan saya akan bicarakan langsung dengan Kapolres mengenai masalah ini,” tutupnya.

144 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak