Dikpora Boalemo Gelar Rapat Persiapan Diklat Penguatan Kepsek

1 min read

Laporan : Edward Giasi, Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Seksi PTK Diknas, Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Boalemo, menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah, bertempat di Aula Dikpora, Selasa, (10/9).

Rapat Persiapan pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah tersebut, dipimpin Kepala Seksi PTK Bidang Pembinaan Ketenagaan, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Boalemo, Sherman Moridu S.Pd, dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Hasan Makuta S.Pd, dan diikuti sebanyak 291 Kepala Sekolah se-Kabupaten Boalemo, terdiri dari 102 Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak, 135 Kepala Sekolah Dasar dan 54 Kepala SMP.

Kepala Seksi PTK Diknas, Ismet Tialo S.Ipem, saat memimpin rapat persiapan, menyampaikan segala sesuatu yang harus di perlukan peserta sebelum pemberangkatan, sedini mungkin harus dipersiapkan, agar tidak menggangu peserta pada saat mengikuti pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala sekolah dari hari pertama pembukaan sampai pada penutupan.

“Bapak Ibu peserta diharuskan membawa Surat Tugas, Membawa Laptop, Modem, Cok Terminal Listrik, Peralatan Mandi, Obat-obatan Pribadi, Kartu BPJS, Kartu NPWP, sekaligus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan sampai penutupan, serta tidak diperbolehkan membawa anggota keluarga,” ungkap Ismet Kasi TPK Diknas.

Sementara itu dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Boalemo, Sherman Moridu S.Pd, mengungkapkan bahwa, Diklat Penguatan Kepala Sekolah dilaksanakan untuk memotret mutu pendidikan di Indonesia.

“Karena saat ini sudah berbasis sistem, suka atau tidak suka, ini sudah menjadi aturan. Bapak dan Ibu sebagai Pimpinan Kelembagaan Satu Unit Pelayanan Publik, khususnya di Bidang Pendidikan harus tersertifikasi. Setelah tersertifikasi sebagai seorang Guru, pemegang tanggungjawab di sekolah, harus memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPL),” ungkap Sherman.

Lebih lanjut, Sherman Moridu, menuturkan, bahwa, pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah dilaksanakan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, sesuai dengan regulasi yang sudah dituntut dalam managerial.

“Patut kita syukuri, dan kita banggakan, bahwa, regulasi yang membijaksanai kita, karena posisi kita di RPJMN 2014–2019 kemarin masih kabupaten 3T, sehingga tanpa seharusnya menjadi pimpinan sebagai kepala sekolah harus CAKEP, kita diperkenankan menjadi kepala sekolah, walaupun belum memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPL),” tutur Sherman.

Selain itu, Sherman Moridu, mengingatkan bahwa menjadi seorang pemimpin disoroti dari berbagai sudut, apalagi urusan pendidikan, merupakan urusan wajib.

“Jadi menurut saya pendidikan itu ada tiga, pendidikan peserta didik, pendidikan anak dan pendidikan masyarakat. Oleh karena itu kami berharap, Diklat Penguatan ini betul-betul akan menambah keilmuan Bapak dan Ibu, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, sesuai dengan regulasi yang sudah di tuntut dalam managerial,” harap Sherman.

Diklat Penguatan Kepala Sekolah baik yang di Danai oleh APBN Sewakelola maupun yang di danai oleh APBD Kabupaten Boalemo, rencananya akan dilaksanakan di dua tempat yang berbeda, dimulai tanggal 16–23 September 2019 di Hotel Amaris, dan 23–30 September 2019 di Hotel Paradise Kota Gorontalo (#BN-Adv).

 716 total views,  4 views today

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak