Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Boalemo Terbitkan Surat Edaran

1 min read

BOALEMO (BN) – Pemerintah Kabupaten Boalemo secara resmi menerbitkan edaran untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau yang kita kenal dengan Virus Corona.

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Beberapa sumber mengatakan bahwa Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Maka untuk mengantisipasi terjadinya penularan di daerah Boalemo, secara resmi Pemkab Boalemo menerbitkan surat edaran.
Edaran yang diterbitkan pada senin, 17/03/2020, dengan nomor 005/Setda/413/III/2020 yang telah ditanda tangani Bupati Darwis Moridu, menginstruksikan 6 poin pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Boalemo.

Enam poin tersebut yaitu, diantaranya meliburkan sekolah baik SD/MI, SMP/MTS mulai tanggal 16-30 maret 2020, kecuali jenjang yang sudah melaksanakan ujian akhir sekolah.
Seluruh pejabat esselon II,III,IV dan V, para Camat, Kepala-Kepala Desa, Kepala Puskesmas, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Pemerintah Daerah bersama jajaran TNI/Polri akan melakukan pengawasan terhadap lalu lintas orang masuk ke Kabupaten Boalemo di perbatasan timur (Tangkobu) dan perbatasan barat (Mananggu).
Pemerintah Daerah membentuk Pusat Informasi Masyarakat terkait dengan Covid-19 dan melalui dinas-dinas terkait akan memberikan informasi dan pesan-pesan antisipasi bahaya virus Corona.
Di poin berikutnya Bupati Darwis, menegaskan seluruh ASN baik pejabat maupun staf belum melakukan perjalanan dinas ke luar daerah, dan kepala kepala SOPD agar mengatur aparatnya dalam hal melakukan pelayanan kepada masyarakat dan dimungkinkan bekerja dirumah masing-masing berlaku sampai dengan 30 maret 2020.
Pada poin terakhir, Seluruh obyek-obyek wisata, hotel-hotel dan penginapan di Kabupaten Boalemo, untuk sementara ditutup, serta acara-acara yang melibatkan orang banyak baik bersifat pribadi, keluarga maupun kedinasan untuk sementara dibatalkan sampai tanggal 30 maret 2020. (#BN)

 385 total views,  4 views today

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak