Cegah AKI dan AKB, Dikes Boalemo Gelar Pembelajaran Pelatihan Kepada Tenaga Bidan

50 sec read

BOALEMO (BN) – Dinas Kesehatan Boalemo, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menggelar kegiatan ‘Pembelajaran Kasus Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir’ tingkat Kabupaten Boalemo, yang bertempat di Aula Dikes Boalemo (18/06/2020), dan dikuti tenaga Bidan Puskesmas, serta Bidan Rumah Sakit Tani Nelayan (RSTN).

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), kematian ibu didefinisikan sebagai kematian yang terjadi saat masa kehamilan atau dalam kurun waktu 42 hari setelah persalinan.

Oleh sebab itu Alimuddin, SKM, M.Kes menuturkan, pelaksanaan kegiatan tersebut, sesuai dengan Surat Edaran Kemenkes No. HK.02.02/D.III/2020, tentang peningkatan peran rumah sakit dalam percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Kepala Dinas Kesehatan Boalemo, Alimuddin, M.Kes

“Untuk menekan angka kematian ibu maupun kasus kematian bayi lahir yang terjadi, khususnya di Boalemo, kami Dinas Kesehatan melalui bidang Kesehatan Masyarakat, melaksanakan pelatihan kepada tenaga-tenaga bidan yang ada di Puskesmas, termasuk juga Rumah Sakit Tani Dan Nelayan” tutur Alimuddin

Untuk itu, Alimuddin berharap, dengan dilaksanakannya pelatihan ini, dapat mengurangi angka kematian ibu hamil dan bayi lahir yang ada di Kabupaten Boalemo, sebab hal ini merupakan indikator penilaian untuk tenaga bidan dalam pelayanan terhadap ibu hamil dan bayi lahir.

“Kami berharap angka kematian ibu hamil dan bayi baru lahir di tahun 2020 ini, bisa berkurang, karena hal itu merupakan indikator kinerja untuk tenaga kesehatan khususnya bidan,yang setiap saat akan di evaluasi”, pungkasnya. (#BN_Adv)

Wartawan : M.N

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak