Buka Coaching Clinic Bagi Kepala Desa, Bupati Harap Kemandirian Desa

56 sec read

Laporan/Editor : Zul Hunowu

Boalemo (BN) – Pemerintah Kabupaten Boalemo, menggelar Coaching Cilinc penginputan anggaran pendapatan dan belanja Desa berbasis Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes) bagi perangkat desa se-Kabupaten Boalemo, yang digelar di Aula Kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Gorontalo, Senin (17/2).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kepala BPKP Provinsi Gorontalo, Kadis Sosial PMD, Ulkia Kiu, para Camat se-Kabupaten Boalemo, dan Kepala Desa se-Kabupaten Boalemo itu, Bupati Darwis Moridu yang membuka kegiatan tersebut berharap, pemerintah desa dapat lebih mandiri dalam mengelola pemerintahannya.

“Dengan lahirnya undang-undang desa, pemerintah desa diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengelola pemerintahan, terutama menggali dan mengelola berbagai sumber daya alam yang dimilikinya, terutama kehatia-hatian dalam mengelola keuangan dan kekayaan milik desa,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Bupati Darwis juga mengatakan sebagai pemerintah daerah, pihaknya menyambut dengan antusias atas adanya perubahan dan penguatan posisi desa.

“Sebagai Pemerintah Daerah, kami menyambut penuh antusias adanya perubahan dan penguatan posisi desa. Diiringi dengan kepercayaan bahwa pemerintah desa bersama perangkatnya untuk senantiasa mengedepankan seluruh regulasi yang mengatur proses pengelolaan ini dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi pencapaian setiap kegiatan yang telah diprogramkan selama satu tahun,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Bupati Darwis, dirinya berharap kepada seluruh Kepala Desa yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut, untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut sebaik-baiknya, guna guna mewujudkan desa yang produktif serta dapat menekan angka kemiskinan.

“Kami percaya system informasi desa ini yang merupakan salah satu rencana aksi KPK dalam program pemberantasan korupsi terintegrasi pada pemerintah daerah, benar-benar dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta sehingga pada akhirnya akan mampu mewujudkan desa yang mandiri, produktif serta menekan angka kemiskinan,” tutupnya.

 248 total views,  4 views today

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak