Bersama Bapppeda, Dikes Boalemo Gelar Rembuk Stunting

1 min read

BOALEMO (BN) – Untuk mengurangi angka stunting di Kabupaten Boalemo, Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo bersama Bappeda Boalemo, menggelar kegiatan Rembuk Stunting, yang bertempat di Aula Putra Tunggal Desa Modelomo. Selasa, (23/06/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Alimuddin, SKM, M.Kes menuturkan, sejak tahun 2015 hingga tahun 2019, angka Stunting di Boalemo mengalami penurunan secara drastis.

“Di tahun 2015 angka stunting di Boalemo mencapai 50.2% hal ini membuat pemerintah berupaya menurunkan angka tersebut, dan alhamdulillah pada tahun 2019 kemarin angka stunting di Boalemo tinggal 15%”, tutur Alimuddin

Sehingganya, lanjut Alimuddin, di tahun 2020 ini kami, menargetkan angka stunting di Boalemo turun menjadi 9%.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, penurunan angka stunting di Boalemo pada 3 tahun terakhir ini, berkat kerja sama SOPD, Kecamatan, Puskesmas dan Desa, termasuk PKK dan Organisasi Masyarakat yang didukung dengan program pemerintahan saat ini.

“Penurunan angka stunting ini berkat kerja sama kita semua, dan didukung dengan adanya 14 program pemerintahan DAMAI saat ini dan Masyarakat Beramal, serta kegiatan Boalemo Melayani Warga, semua kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat yang tidak mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar dan asupan gizi keluarga, yaitu ibu hamil, bayi dan balita”, ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama, kurang lebih 4 jam tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Boalemo Anas Jusuf, serta dihadiri Ketua DPRD Boalemo Eka Putra Noho, Kepala Bappeda Boalemo Sherman Moridu, Kadis Kesehatan Alimuddin, unsur TNI-Polri dan petugas kesehatan.

Berita terkait : Hadiri Rembuk Stunting, Wabup Anas : Sinergitas SOPD, Puskesmas dan Desa, Bisa Menjadi Motor Penggerak Penanggulangan Stunting

Lebih lanjut lagi, dr. H. Roni H. Imran selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dikes Boalemo, menjelaskan kegiatan Rembuk Stunting tersebut dilaksanakan dengan konsep New Normal Life.

“Jadi kegiatan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan, cuci tangan sebelum masuk ruangan, physical distancing, pengecekan suhu tubuh, sampai pemakaian masker dalam ruangan kami terapkan untuk menjaga kemungkinan penularan covid-19”, jelasnya

Sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut, dapat dipastikan mengikuti anjuran dan himbauan pemerintah di masa pandemi Covid-19. (#BN_ADV)

Wartawan : M.N

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak