Baliho Caleg Tumpang Tindih, Bawaslu dan KPU Bonbol Langsung Turlap

1 min read

Foto : watshApp redaksi SMSI Gorontalo

Laporan : Jaringan Berita SMSI, Editor : Zulkarnain Hunowu

Bone Bolango (BN) – Jelang Pemilu 17 April 2019, suasana politik mulai terasa memanas mendekati hari pencoblosan. Hasil pantauan Jaringan Berita SMSI Gorontalo, Alat Peraga Kampanye (APK) merupakan media sosialisasi para konstenta politik.

Namun diterima melalui watshap Redaksi Jaringan SMSI Gorontalo terlihat baliho yang saling tumpang tindih. Diketahui baliho salah satu calon Anggota DPR-RI menutupi baliho calon lainnya, di simpang tiga jalan menuju KPU Provinsi dan jalan menuju pintu masuk by pass Bonebol.

Setelah dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Bone Bolango membenarkan kejadian itu, kemudian langsung melakukan rapat koordinasi bersama KPU Bone Bolango, menyikapi persoalan itu. Usai menggelar rapat langsung turun di Lokasi yang dilaporkan bermasalah tersebut.

“Kami sudah mengundang pengurus Partai dan calon DPD yang APK nya terpampang ditempat itu, pada Selasa, 5 Maret 2019, dan memberikan kesempatan 3 X 24 jam kepada Calon yang memiliki APK ditempat itu untuk ditertibkan,” tegas Fahri Kaluku, Ketua Bawaslu Bone Bolango, Rabu (06/03/2019).

Kemudian, Fahri menjelaskan lokasi yang terjadi masalah itu, milik keluarga Habibie dan Pemda Bone Bonebolango.

“Mereka yang APK nya berdiri di tempat yang dianggap privasi itu, harus mengantongi ijin dari pemilik tanah. Oleh karena itu kami menertibkan demi menjaga estetika dan ditata yang lebih baik,” terang Fahri

“Kami memberikan waktu 3 hari saja sejak tanggal 5 hingga 7 Maret 2019 kepada para Calon yang APK nya terpampang ditempat itu untuk dilakukan penataan kembali,” sambungnya.

Disamping itu, Ketua Bawaslu mengatakan, meski ditempat itu sudah ditentukan oleh KPU sebagai zona bebas, tetapi ada batas lahan milik orang lain yang setiap APK para calon harus mengantongi ijin dari pemilik lahan.

“Di lokasi itu sudah semraut dan tidak beraturan lagi, dan karena sudah menjadi masalah, maka yang melanggar akan dibersihkan yaitu yang tidak mengantongi ijin. Pemasangannya kedepan diatur agar tidak saling membelakangai dan estetikanya ditata kembali,” tutupnya.

1,155 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak