Agus Anwar Ajak Masyarakat Boalemo Hidup 100 Persen Tanpa Narkoba

1 min read

Boalemo (BN) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Boalemo kembali ingatkan warga untuk waspada terhadap narkoba. Melalui konferensi pers yang digelar di kantor BNN Boalemo, Rabu Kemarin (23/12/2020), Agus mengatakan bahwa peredaran barang haram tersebut, ditahun 2020 ini semakin meningkat bahkan sampai dikalangan anak – anak.

“Sejauh ini sudah banyak laporan terkait penggunaan Narkoba. Dan utuk anak – anak, mereka menggunakan narkotika golongan 3 seperti obat – obatan, lem, bahkan hal ini biasanya dijual ditempat umum”, Ucapnya.

Terkait barang yang bererar di wilayah kabupaten boalemo, Agus anwar mengatakan bahwa barang tersebut berasal dari dua daerah.

“Barang yang beredar diwilayah boalemo ini adalah barang yang berasal dari luar daerah. Hasil yang kita dapatkan, berasal dari kota makassar dan palu sulteng. Tetapi yang paling banyak beredar itu, dari wilayah sulteng”, Ungkapnya.

Agus juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tes urine dan menggelar pelatihan penggiat anti narkoba.

“Pada pemberdayaan peran serta masyarakat, BNN Boalemo telah melakukan Tes Urine sebanyak 8 kali pada 174 orang. Dan pelatihan penggiat anti narkoba dan pengembangan kapasitas 4 giat pada 86 orang”, Ungkapnya.

Agus Anwar mengajak kepada rekan – rekan media untuk tetap bekerja sama dan mengingatkan terkait bahaya narkoba.

“Pengguna narkoba ini, biasanya orang lama dan sampai sekarang masih kita pantau terus. Untuk itu saya berharap kepada rekan – rekan media untuk menjaga dan menghentikan peredaran narkoba di boalemo ini. karena pengguna narkoba itu, tidak ada yang sadar 100 persen” Imbuhnya.

Selain itu, agus mengungkapkan bahwa BNN Kabupaten Boalemo telah menandatangani nota kesepahaman terhadap pemda Kabupaten Boalemo.

Dalam situasi pandemi covid 19, Agus Anwar juga mengatakan bahwa pihak BNN Boalemo terpaksa melakukan sebuah tatanan baru dan bisa beradaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Terpaksa kita harus melakukan sebuah tatanan baru, dimana kita harus bisa beradaptasi dengan kebiasan baru dengan cara menerapkan protokol kesehatan. Ditengah pandemi ini, BNN Boalemo tidak mengendurkan semangat untuk melawan narkoba, karena permasalahan narkoba  tetap menjadi permasalahan serius bagi bangsa indonesia. Dibutuhkan komitmen, semangat, dan tekad yang kuat dalam mengatasi permasalahan yang tanpa batas ini”, Ungkap Agus.

Selain itu ia juga berharap bahwa masyarakat indonesia khususnya masyarakat boalemo, untuk hidup 100 persen tanpa narkoba.

“Masyarakat harus benar – benar hidup 100 persen tanpa narkoba. Marilah kita sadar 100 persen tanpa narkoba. Sehat 100 persen, produktif 100 persen, bahagia 100 persen dan 100 persen tidak menggunakan barang haram. Agar negara kita bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”, Harap Agus. (BN)

error: Maaf. Tidak Tersedia Untuk Pembajak